Dasar Manusia!

Kalau untuk urusan duniawi pengennya berlama-lama. Tapi kalau untuk urusan akhirat pengennya cepet-cepet aja.

Kalau untuk urusan duniawi rasanya nggak sabar untuk menunggu. Tapi kalau untuk urusan akhirat menunggu seribu tahun mungkin masih sabar.

Kalau untuk urusan duniawi pengennya mau lagi dan mau lagi. Tapi kalau untuk urusan akhirat, kalau bisa sekali ya sekali aja.

Kalau untuk urusan duniawi maunya segalanya dipenuhi olehNya. Tapi kalau untuk urusan akhirat, memenuhi perintahNya aja ogah-ogahan.

Para malaikat pasti bilang “Dasar Manusia!” Ya memang itulah kelakuan manusia. Karena gw termasuk manusia, ya tentu saja gw juga berkelakuan seperti itu. Sungguh memalukan perilaku manusia. Tapi sudah tahu memalukan ya nggak dirubah juga. Haduh haduh.

Yah mau bagaimana lagi. Selama bulan Ramadhan ini kita coba introspeksi diri kita. Selamat menunaikan ibadah puasa buat sahabat-sahabat, kawan-kawan sekalian. Semoga Ramadhan kali ini berfaidah buat kita semua. :)

Gw dan Ibunda

Warisan Sang Bunda Dan Ayah

Gw bukan mau ngomongin harta warisan loh. Hahahahaha :P Gw bukan orang berlimpah harta jadi gw ga mikirin warisan. Lagipula gw anak tunggal gitu loh jadi warisan ya jatoh ke gw semuanya. Hahahaha :P

Oke, maksud gw di sini adalah apa saja yang diturunkan ke gw dari kedua orang tua gw, baik faktor biologis maupun faktor sifat. Di postingan ini gw pengen mencoba menelisik apa saja sih yang menghubungkan gw dengan kedua orang tua gw.

Ini foto gw dan nyokap gw dan gw waktu kecil:

Gw dan Ibunda

Gw dan Ibunda

Secara fisik gw mewarisi bentuk wajah ibunda gw. Yang paling ketara adalah dagu dan rahang gw. Sama seperti nyokap gw, dagu gw berbentuk cukup runcing. Hehehe. :P Selain itu, tulang pipi gw juga diwarisi dari nyokap gw. Tapi karena pipi gw nggak setirus nyokap gw, tulang pipi yang lancip itu tidak begitu kelihatan di wajah gw.

More >